Monday, 10 March 2014

Klasifikasi Pohon-Pohon
dalam Sebuah Hutan

Klasifikasi pohon dalam sebuah hutan sangat berguna bagi keperluan pengelolaan hutan.  Beberapa cara disebutkan dibawah ini :
  1. Klasifikasi berdasarkan ukuran, misalnya diameter setinggi dada dan tinggi pohon, seperti dalam hutan alam produksi  pada HPH :
    1. Semai , tinggi sampai 1,5 cm
    2. Pancang / sapihan tinggi > 1,5 m sampai diameter < 10 cm
    3. Tiang diameter 10 sampai dengan 19 cm
    4. Pohon inti, diameter  20 cm sampai 49 cm
    5. Pohon besar, diameter > 50 cm


2.  Klasifikasi berdasarkan posisi tajuk pohon.
Hal ini sangat bermanfaat pada hutan seumur seperti pada hutan tanaman jati, pinus, mahoni dan lain-lain.
Dominan :
pohon dengan tajuk lebar di atas lapisan tajuk, menerima sinar matahari dari atas dan sebagian dari samping.
Kodominan :
pohon dengan tajuk besar pada lapisan tajuk, menerima sinar matahari langsung dari atas dan sebagian dari samping. Tajuk agak lebih kecil dari dominan, tetapi sehat dan tegar.
Tengahan:
pohon dengan bagian besar tajuk di bawah lapisan tajuk atau terjepit, menerima sebagian matahari dari atas dan sebagian kecil atau tidak sama sekali dari samping.
Tertekan :
pohon dengan tajuk dinaungi pohon besar dan tidak menerima sinar matahari sepenuhnya, baik dari atas maupun dari samping.
Selain klasifikasi tersebut, terdapat penggolongan berdasarkan kualitas pohon sebagai berikut :
  • Pohon serigala (Wolf tree) : Pohon yang menghalangi pertumbuhan pohon lain yang sehat dan subur, tetapi kurang bernilai komersil.
  • Pohon buruk dan berbatang ganda : Pohon yang bentuknya kurang bernilai komersil.
  • Pohon berbekas luka bakar.
  • Pohon gerowong
  • Pohon membusuk




Sunday, 23 February 2014



PENGERTIAN MORFOLOGI
1.      Secara harafiah, morfologi berarti 'pengetahuan tentang bentuk' (morphos).
2.      Morfologi adalah ilmu bahasa yang mempelajari seluk beluk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatikal maupun fungsi semantik (Ramlan, 1987: 21).
3.      Morfologi adalah bidang linguistik yang mempelajari morfem dan kombinasi-kombinasinya; bagian dari struktur bahasa yang mencakup kata dan bagian-bagian kata yakni morfem (Kridalaksana, 1993: 51).
4.      Morfologi adalah bagian dari tatabahasa yang membicarakan bentuk kata (Keraf, 1984: 51).
5.      Morfologi adalah ilmu bahasa yang berisikan tentang seluk-beluk kata dan proses pembentukannya

KESIMPULAN:
Berdasarkan beberapa pendapat dan pengertian tersebut dapatlah dinyatakan bahwa morfologi adalah bidang linguistik, ilmu bahasa, atau bagian dari tatabahasa yang mempelajari tentamg morfem dan kata, beserta fungsi perubahan-perubahan gramatikal dan semantiknya.

Nama                    :               Alamsyah
Stambuk              :               A 111 13 031
Kelas                     :               A 2013 (FKIP15)
Prodi                     :               Pend.Bahasa Indonesia